Terus Disorot, Aktivis Pulau Sapudi Akan Ajak Masyarakat Blokade Proyek di Pelabuhan Tarebung

Terus Disorot, Aktivis Pulau Sapudi Akan Ajak Masyarakat Blokade Proyek di Pelabuhan Tarebung
Papan Nama Proyek Pengembangan Sarana Pelabuhan Tarebung Gayam Sumenep (Foto : Kiki)

SUMENEP - Proyek Pengembangan Prasarana Pelabuhan Tarebung Kecamatan Gayam (Pulau Sapudi), Jawa Timur,   disinyalir dikerjakan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dihimpun dari pemberitaan sebelumnya, proyek tersebut ditemukan menggunakan bahan penimbun dari tanah urug bercampur tanah liat,   padahal  dari sumber anggaran yang ada, harusnya timbunan tersebut menggunakan pasir padat atau masyarakat menyebutnya sirtu alias sarassak.

"ia memang, RAB-nya menggunakan pasir padat, " ujar Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, Dadang Dedi Iskandar, kepada awak media.

Namun,   Kata dia, apabila ada informasi bahan tanah urug campur tanah liat, pihaknya masih akan melakukan pengecekan terhadap konsultan pengawas. Karena baginya, kepanjangan dari Dishub itu konsultan.

"Nanti akan kami tanyakan perogres pembangunan ditengah bulanan, " imbuhnya.

Selanjutnya,   Dadang menyatakan bahwa pekerjaan itu masih baru dikerjakan, bahkan menurutnya masih tidak sampai 50 %.

Dari hasil pantauan media, Proyek tersebut awalnya tidak ada papan nama yang terpanpang, setelah desas - desus di lapangan semakin getar, akhirnya pelaksana baru memasang papan tersebut kemarin 06 September 2021.

Kendati demikian, terus disorot oleh Aktivis Kepulauan Sapudi, salah satunya adalah Aktivis Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Pulau Sapudi, Misbahol Munir.

Dia mengatakan sangat geram melihat proyek yang awalnya dianggap sebagai proyek siluman, ternyata juga disinyalir dikerjakan tidak sesuai dengan RAB.

"Itu sudah jelas melanggar ketentuan dan nyeleneh dari RAB, pengawas dari Dishub harus segera menindaklanjuti, " tegasnya, Selasa, (07/09/2021).

Selanjutnya, ia mengaku  pihaknya akan melakukan gerakan blokade bersama masyarakat  jika   peroses pembangunan  tetap dilanjutkan.

Sebab kata dia,   hal itu sudah menyalahi aturan yang ada, bahkan bisa diseret sebagai tindak penyalah gunaan anggaran, apalagi sudah jelas ditegaskan oleh Kabid Sarana Prasarana Dishub Sumenep, tentang kualitasnya yang mengharuskan pasir padat.

Lebih lanjut, Misbah menekankan bahwa sejak awal sebelum penimbunan tanah dilakukan, seharusnya pengawas  sudah  mengontrol serta memantau pekerjaan yang dilakukan oleh pelaksana proyek tersebut.

"Bukan ketika sudah diributkan  baru mau di cek ke lapangan,   ini kan aneh lalu penekanan terhadap kinerja pengawasan dimana, " ujarnya.

Tidak hanya itu, Dia menilai proyek tersebut sudah lama berjalan,   bahkan terhitung sejak tanggal kontrak dimulai pada Tanggal 13 Juli 2021,   sampai saat ini sudah masuk bulan kedua untuk mencapai jangka waktu 120 hari kalender.

"Tinggal dua bulan lagi proyek itu harus sudah segera dituntaskan, sementara tanah liat  sebagai penimbun sudah lebih separuh dipasang, jika masih dilanjutkan kita bersama warga akan terus melaporkan dan meminta mengulangnya lagi dari awal, " tandasnya.

"Atau jika tidak maka kita akan menekan pengembalian sisa anggaran yang tidak sesuaia dengan RAB  pada Negara, " pungkasnya.

Diketahui, bahwa proyek tersebut dibangun untuk perluasan lahan parkir, pelaksananya adalah CV Damar Wulan dengan Tanggal Kontrak dimulai pada 13 Juli 2021 dan masa kalender kerja 120 Hari, sedangkan nilai kontrak sebesar 982.550.955, 46 Rupiah. (Qq)

Gayam Sapudi Pelabuhan Dishub Sumenep
Hasan Al Hakiki

Hasan Al Hakiki

Previous Article

Tanpa Papan Informasi, Proyek Ghaib di Gayam...

Next Article

Diduga Korsleting Listrik, Saat Ditinggal...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 392

Postingan Tahun ini: 987

Registered: Jan 24, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 276

Postingan Tahun ini: 2170

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 273

Postingan Tahun ini: 2191

Registered: Sep 22, 2020

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 231

Postingan Tahun ini: 455

Registered: Jun 16, 2021

Profle

Joni Hermanto

Takut Muatan Terbalik. Supir Truk Tambal Lubang Jalan Dengan Uang Pribadi
18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Ini Dia Inseminator Terbaik di Tolo Bakal Mewakili Jeneponto ke Jakarta
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021

Follow Us

Recommended Posts

Polres Gresik Bersinergi Dengan MUI  Vaksinasi Menjaga Umat
Cara Pasti Operasi PPKM Level I Terus di Lakukan
Bupati Kediri Tinjau  Vaksinasi di MAN 1 Kediri
Waspada Klaster Baru, Masuk Polrestabes Surabaya Wajib Scan QR-Code Pedulilindungi
Tecnical Meeting Lomba Lukis Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur