Baru Satu Orang, Pelaku Pembuangan Bayi di Sapudi Diisukan Sudah Terungkap

Baru Satu Orang, Pelaku Pembuangan Bayi di Sapudi Diisukan Sudah Terungkap
Tempat Kejadian Perkara Kasus Pembuangan Bayi Desa Nyamplong // Doc. Kiki

SUMENEP - Kasus pembuangan bayi berjenis kelamin perempuan yang terjadi Di Dusun Guder Daja Desa Nyamplong Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep, pada tanggal  18 Mei 2021, saat ini sudah kembali mencuat kepermukaan.

Bahkan beredar isu, terduga saat ini sudah terungkap ke publik dan ditangkap oleh Polsek Sapudi untuk diperiksa pada Minggu atau Malam Senin, (04/07/2021).

Informasi yang terhimpun oleh Tim Media Indonesiasatu.co.id,   Pelaku yang diduga membuang bayi tersebut berjenis kelamin Laki-laki,   dengan Inisial (AS) Warga Dusun Guder Daja Desa Nyamplong Kecamatan Gayam (Pulau Sapudi).

Menurut keterangan warga setempat yang enggan disebutkan namanya, ia menerangkan bahwa proses penangkapan berlangsung pada saat terduga  sedang berada dirumahnya.

"Waktu itu tidak ada yang tau, tiba - tiba anaknya melapor ke rumah kades nyamplong kalau orang tuanya dibawa anggota polsek sapudi, " ujarnya.

Melalui pesan whatshaapnya, pada saat tim media mencoba menghubungi Kepala Desa Nyamplong, ia tidak menjawab bahkan ditelpon juga tidak di angkat.

Terpisah, Polsek Sapudi, melalui Kanit Reskrim Polsek,   Aipda Rizal Afandi SH, membenarkan bahwa saat ini ada satu orang yang diperiksa di Kantor Polsek Sapudi terkait dengan kasus pembuangan bayi dua bulan yang lalu.

"Memang sudah ditangkap mas, sampai saat ini kita masih belom ada rilis, karena statusnya masih diperiksa, " ujarnya.

Pada saat tim media bertanya terkait ketentuan waktu penyidikan, Ia juga menjawab bahwa tahapan penyidikan ini sudah mulai dilakukan dan membutuhkan waktu untuk bisa menetapkan sebagai tersangka.

"Waktu sidik ini kan tidak tidak terbatas mas, kecuali sudah kadaluarsa, " Imbuhnya.

Merespon hal tersebut, Wakil Ketua  J.P.K.P Kabupaten Sumenep, Akhmadi berharap agar Polsek Sapudi dapat mengungkap tuntas kasus pembuangan bayi tersebut. Sebab ia menilai,   tidak mungkin  pelakunya hanya satu orang saja.

"Hal Ini tidak mungkin hanya satu orang yang terlibat, karena  dari proses melahirkan hingga bayi itu dibuang sudah masuk dalam perencanaan, pasti ada orang lain yang terlibat di dalamnya", tegasnya.

Selanjutnya, ia juga meminta agar Polsek Sapudi  bisa membuktikan kepada masyarakat sehingga bisa memberikan efek jera terkait dengan kasus seperti itu.

"Jika ini tidak bisa terungkap secara tuntas,   maka saya pastikan kebelakang akan terus terjadi kasus pembuangan bayi seperti ini, " Pungkas Pria kelahiran Gayam itu. (QQ)

Sapudi Sumenep Pembuanhan Bayi Polsek Sapudi
Hasan Al Hakiki

Hasan Al Hakiki

Previous Article

Bersama Forkopimda, Dandim 0827/Sumenep...

Next Article

Pastikan Percepatan Vaksinasi, Dandim 0827/Sumenep...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 390

Postingan Tahun ini: 985

Registered: Jan 24, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 275

Postingan Tahun ini: 2169

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 273

Postingan Tahun ini: 2191

Registered: Sep 22, 2020

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 230

Postingan Tahun ini: 454

Registered: Jun 16, 2021

Profle

Joni Hermanto

Takut Muatan Terbalik. Supir Truk Tambal Lubang Jalan Dengan Uang Pribadi
18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Ini Dia Inseminator Terbaik di Tolo Bakal Mewakili Jeneponto ke Jakarta
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021

Follow Us

Recommended Posts

Korem 084/BJ Gelar Pembinaan Kerukunan Antar Umat Beragama Sebagai Ajang Tali Silahturahmi
Koramil 0824/19 Umbulsari Dukung Vaksinasi Terhadap ODGJ
Edi Leksmana Ketua RSDP Kediri Datangi Polres Kediri Kota Tanya Perkembangan Kasus Dugaan Pemalsuan Surat
LPBHNU Sampang Datangi Polres Laporankan Pencemaran Nama Baik Terhadap Ketua Umum PBNU
Permudah Akses, Kodim Lamongan Gencarkan Vaksinasi Door to Door