Penutupan Pasar Sapi Di Gayam Dinilai Kurang Sosialisasi, Sejumlah Pedagang Harus Tanggung Rugi

Penutupan Pasar Sapi Di Gayam Dinilai Kurang Sosialisasi, Sejumlah Pedagang Harus Tanggung Rugi
Penutupan Pasar Sapi di Kecamatan Gayam Oleh Forpimka Gayam // Foto : Kiki

SUMENEP -   Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Darurat  yang diumumkan oleh Presiden Jokowi Dodo (JOKOWI)  mulai Tanggal 03 - 20 Juli 2020, membuat pihak Forum Pimpinan Kecamatan Gayam menutup Pasar Sapi terbesar yang berada di Desa Pancor Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep (Pulau Sapudi), Rabu, (14/07/2021).

Dari hasil pantauan media ini, hal itu dilakukan  karena mengakibatkan kerumunan masyarakat yang berada dilokasi pasar sapi tersebut.

Informasinya, penutupan pasar tersebut dikeluhkan oleh sejumlah pedagang sapi, karena menurutnya sebagian dari pihaknya tidak mendengar sosialisasi dan informasi yang disampaikan terhadap para pedagang.

Salah satu Pedagang Sapi yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan bahwa  dirinya tidak mendengar informasi sama sekali tentang Penutupan Pasar Sapi di Gayam.

Bahkan ia mengaku baru mendapatkan kabar ketika dirinya sudah sampai dilokasi  tempat transaksi sapi itu.

"Saya mendengar kabar kalau pasar sapi ditutup ketika saya sudah sampai di Gayam mas, " ujarnya.

Selanjutnya, Pria yang  tinggal di Sapudi Ujung Timur itu, mengaku bahwa dirinya harus menanggung rugi ongkos transportasi mobil yang digunakan untuk memuat sapi.

Sebab kata dia, harga ongkos satu Sapi bisa mencapai 40 Ribu selama satu kali berangkat ke lokasi Pasar.

Bahkan dirinya mengaku membawa 4 ekor sapi untuk dijual, namun karena pasar di tutup ia membawa pulang lagi  ke rumahnya.

"Jadi saya harus bayar uang ongkos 4 sapi itu  pulang dan pergi sekitar 320 Ribu Rupiah, " imbuhnya.

Merespon hal tersebut, Forum Pimpinan Kecamatan Gayam, melalui Danramil Sapudi,   Kapt. Ardi Sumarja mengatakan,   bahwa pihaknya sudah menyampaikan kepada Kepala Desa yang ada di Kecamatan Gayam dan Nonggunong untuk menginformasikan terhadap para pedagang sapi.

"Mulai malam senin kami forum pimpinan  kecamatan sudah mengkonsep dan memberikan informasi kepada kepala desa agar menyampaikan terhadap para pedagang sapi tentang penutupan pasar sapi sementara, " katanya.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa  Penutupan Pasar Sapi dilakukan atas dasar surat intruksi dari Bupati Sumenep.

"Selama PPKM darurat pasar ditutup, jadi ya udah kami tutup, karena ini perintah orang nomer satu di Sumenep, " Tegasnya.

Selanjutnya, ia juga menanggapi  terkait dengan alasan pedagang  yang tidak mendengar kabar tersebut. Ia menilai hal  itu merupakan alasan  para pedagang saja.

"Padahal tiga hari sebelumnya sudah kami sampaikan kepada Kepala Desa tentang penutupan pasar sapi di Gayam, " Jelasnya.

Turut andil dalam proses penutupan pasar sapi tersebut adalah Pemerintah Kecamatan Gayam, Anggota Polsek Sapudi dan Anggota Koramil 0827/20 Sapudi, Sumenep Madura. (QQ)

Sumenep PPKM Pasar Sapi Sapudi
Hasan Al Hakiki

Hasan Al Hakiki

Previous Article

Dibalik Kasus Pembuangan Bayi di Sapudi,...

Next Article

Dandim 0827/Sumenep Bersama Forkopimda Tinjau...

Related Posts

Peringkat

Profle

Achmad Sarjono verified

Afrizal

Afrizal verified

Postingan Bulan ini: 392

Postingan Tahun ini: 987

Registered: Jan 24, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 275

Postingan Tahun ini: 2169

Registered: Feb 19, 2021

Herman Djide. B

Herman Djide. B verified

Postingan Bulan ini: 273

Postingan Tahun ini: 2191

Registered: Sep 22, 2020

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 231

Postingan Tahun ini: 455

Registered: Jun 16, 2021

Profle

Joni Hermanto

Takut Muatan Terbalik. Supir Truk Tambal Lubang Jalan Dengan Uang Pribadi
18 Laptop SMPN 2 Panti Raib Dicuri, Sat Reskrim Polres Pasaman Ringkus Tersangka
Ini Dia Inseminator Terbaik di Tolo Bakal Mewakili Jeneponto ke Jakarta
Kadis Pendidikan Pangkep Sabrun: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi P3K 2021

Follow Us

Recommended Posts

Polres Gresik Bersinergi Dengan MUI  Vaksinasi Menjaga Umat
Cara Pasti Operasi PPKM Level I Terus di Lakukan
Bupati Kediri Tinjau  Vaksinasi di MAN 1 Kediri
Waspada Klaster Baru, Masuk Polrestabes Surabaya Wajib Scan QR-Code Pedulilindungi
Tecnical Meeting Lomba Lukis Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur